Jumat, 23 Oktober 2015

Citah

Citah
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas dan perubahan dari L.M.Zainul Hilal Muzakki
Status konservasi:Rentan
Klasifikasi
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mammalia
Ordo:
Karnivora
Famili:
Felidae
Genus:
Acinonyx
Brookes, 1828
Spesies:
A. jubatus
Nama binomial
Acinonyx jubatus

Deskripsi
Citah (bahasa Sanskerta: chitraka, berarti "berbintik", bahasa Inggris: cheetah, bahasa Latin: Acinonyx jubatus) adalah anggota keluarga kucing (Felidae) yang berburu mangsa dengan menggunakan kecepatan. Hewan ini adalah hewan yang tercepat di antara hewan darat dan dapat mencapai kecepatan 110 km/jam dalam waktu singkat sampai 460 m, dengan akselerasi 0 – 100 km/jam dalam waktu 3,5 detik, lebih cepat dari beberapa mobil balap.Hal ini dikarenakan citah memiliki bentuk tubuh yang aerodinamis,tulang punggung yang elastis,otot paha dan kaki yang kuat dan cakar yang tajam sehingga tidak perlu mengurangi kecepatan saat berbelok. Citah juga memiliki jantung yang besar untuk memompa darah dengan cepat.Jika kendaran bermotor bergerak dengan cepat tanpa pendingin mesin,mesin akan menjadi panas dan dapat merusak mesin.Otak juga seperti itu,jadi bila citah berlari dengan kecepatan maksimal maka otaknya akan berdampak sama dengan mesin tersebut.Sehingga citah memiliki batas waktu untuk mengejar mangsa.Inilah yang dimanfaat oleh mangsa untuk mengembangkan senjata.Jika manusia menemukan cara untuk mendinginkan mesin,begitu pula antelop(salah satu mangsa citah) yang menemukan cara untuk mendinginkan otak.Sehingga citah harus mengendap-endap dengan jarak sedekat-dekat mungkin dengan mangsa(sekitar 300m).Citah juga terkadang berburu secara berkelompok walau jumlah kelompoknya kecil dan hanya untuk sementara.kelompoknya biasa terdiri dari citah yang bersaudara.
 Konon, selama bertahun-tahun citah hanya dikenal sebagai cerita hantu. Menurut cerita, binatang pemangsa besar dengan garis-garis mirip harimau pada tubuhnya ini sering membawa kabur orang-orang yang berada di perbatasan Mozambik. Penduduk di sana sering memberi julukan citah dengan "magwa".
Citah juga dikenal sebagai pemangsa paling efisien di bumi. Mengejar dan menerkam mangsa hanya ketika mangsa itu ada dalam jangkauannya. Hewan ini tergolong pintar dengan kemampuannya mendeteksi hewan yang paling lemah. Ia menjatuhkan korban dengan cara mencengkeram paha dengan cakar kelimanya atau dengan sentuhan kecil di kaki belakang korban yang sedang berlari kencang. Saat korban jatuh, citah kemudian menerkam tengkuk korban untuk kemudian selanjutnya dicengkram hingga kehabisan darah.
Meski terkenal sebagai pemburu menakutkan di padang Afrika, namun faktanya hanya 40% hingga 50% aktivitas berburunya yang membuahkan hasil. Pernah berkembang mitos bahwa kepanasan adalah penyebab mengapa citah gagal dalam berburu. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa citah yang mulai memakan mangsanya sesaat setelah berhasil berburu mengalami kenaikan temperatur tubuh dua kali lipat dibandingkan dengan citah yang menghentikan aktivitas berburunya. Oh ya hampir lupa,jika akan berbelok citah akan mengarahkan ekornya kemana arahnya menuju(seperti lampu weser).Jadi bagi yang menggunakan kendaraan bermotor harap untuk menyalakan weser ketika berbelok,bila citah yang tidak memiliki akal pikiran saja mematuhinya aturan tersebut bagaimana dengan kita.


Hiu Putih

Hiu putih
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hiu Putih
Status konservasi

Rentan (IUCN 3.1)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Chondrichthyes
Upakelas:
Elasmobranchii
Ordo:
Lamniformes
Famili:
Lamnidae
Genus:
Carcharodon
A. Smith, 1838
Spesies:
C. carcharias
Nama binomial
Carcharodon carcharias
(Linnaeus, 1758)
Rentang global di tandai dalam warna biru.
Hiu putih (nama ilmiah Carcharodon carcharias, juga dikenal sebagai hiu putih besar, pointer putih, hiu putih, atau si putih yang mematikan), adalah hiu lamniform besar yang ada di pesisir perairan di seluruh permukaan lautan utama. Hiu putih besar dikenal karena ukurannya, dengan individu terbesar yang panjang tubuhnya mendekati atau bahkan melampaui 6 meter (20 kaki), dan dengan berat sebesar 2.268 kg (5.000 lb). Hiu jenis ini akan mencapai kedewasaan saat berumur 15 tahun, dan dapat hidup sekitar 30 tahun.
Hiu putih ini bisa dibilang hiu terbesar yang dikenal di dunia dan merupakan salah satu predator utama untuk mamalia laut. Selain itu, ia juga memangsa berbagai hewan laut lainnya, termasuk ikan, pinnipeds, dan juga burung laut. Ini adalah hidup hanya dikenal spesies dari perusahaan genus, Carcharodon, dan berada pada peringkat pertama dalam daftar jumlah serangan hewan yang tercatat pada manusia. IUCN (International Union for Conservation of Nature) memperlakukan hiu putih sebagai spesies yang hampir punah, walau termasuk dalam Appendix II dari CITES.
Novel best-selling "Jaws" oleh Peter Benchley yang disusul oleh film blockbuster Steven Spielberg menggambarkan hiu putih sebagai "pemakan manusia yang ganas". Pada kenyataannya, manusia bukanlah mangsa yang disukai oleh hiu putih ini.


Mako, Ikan Hiu yang Mematikan dan Tercepat di Laut

HORISON
 15 Maret, 2013 - 10:18
NATIONAL NEWS/PRLM

HIU Mako hasil jepretan Gerardo del Villar.*
GUADALAJARA, (PRLM).- Bila melihat penampilannya, hiu Mako mungkin bukan makhluk tercantik di planet ini. Namun apakah Anda berani mengatakan itu di dekat wajahnya?
Hiu Mako (Isurus oxyrinchus) memiliki reputasi sebagai salah satu hiu mematikan dan tercepat di laut. Dengan mata yang gelap menyeramkan dan gigi tajamnya yang menakutkan, Mako telah dikenal mampu menguntit mangsanya pada kecepatan kilat hampir 100 km/jam, dan bahkan dikenal sering menyerang manusia.
Namun seorang fotografer dan penyelam Meksiko Gerardo del Villar telah berketetapan untuk membuktikan bahwa hiu paling mematikan di dunia ini telah disalahpahami, dengan mengambil foto-foto menakjubkan dari hiu
ini tanpa perlindungan, dalam upaya untuk menyelamatkan spesies ini dari penangkapan yang berlebihan.
Dengan panjang tubuh 10 kaki dan berat hingga 135 kg, Mako sirip pendek, kadang digambarkan sebagai "elang peregrine" dari dunia hiu karena kecepatannya itu, dan tidak akan ragu untuk menyerang saat diprovokasi.
Hiu Mako kerap ditemukan di perairan yang relatif hangat, umumnya di Atlantik dari Argentina hingga ke Teluk Meksiko. Meskipun sering terlihat berburu di sekitar permukaan, mereka dapat hidup di kedalaman hingga 490 kaki dan memiliki keuntungan yang berbeda dengan mangsanya karena suhu tubuhnya 7 hingga 10 derajat Celcius lebih hangat dari suhu air.
Gerardo del Villar, yang pernah menjalani karirnya sebagai matador selama 10 tahun, sengaja mengambil gambar-gambar hiu untuk meningkatkan kesadaran dari penangkapan yang berlebihan. "Saya ingin menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa hiu bukanlah mesin pembunuh dan ingin membantu menciptakan budaya yang peduli dan melindungi spesies hiu yang berbeda ini. (Ayat/A-147)***


Singa

Singa
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas dan perubahan dari L.M.Zainul Hilal Muzakki

Singa

Singa jantan
Singa betina
Status konservasi
Rentan
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mammalia
Ordo:
Carnivora
Famili:
Felidae
Genus:
Panthera
Spesies:
P. leo
Nama binomial
Panthera leo
Linnaeus, 1758
Deskripsi
Singa (bahasa Sanskerta: Siᚃha, atau dalam bahasa Latin: Panthera leo) adalah spesies hewan dari keluarga felidae atau jenis kucing. Singa merupakan hewan yang hidup berkelompok. Biasanya terdiri dari seekor jantan dan banyak betina. Kelompok ini menjaga daerah kekuasaannya. Umur singa antara 10 sampai 15 tahun di alam bebas, tetapi dalam penangkaran memungkinkan lebih dari 20 tahun.
Singa betina jauh lebih aktif dalam berburu, sedangkan singa jantan lebih santai bersikap menunggu dan meminta jatah dari hasil buruan para betinanya,tetapi terkadang singa jantan juga membantu dalam berburu bila ukuran mangsanya besar. Singa jantan dipercaya lebih unggul dan perkasa dibandingkan dengan kucing besar lainnya, tetapi kelemahan singa ialah tidak bisa memanjat pohon sebagus kucing-kucing besar lainnya. Singa jantan ditumbuhi bulu tebal di sekitar tengkuknya, hal ini lebih menguntungkan untuk melindungi tengkuknya, terutama dalam perkelahian bebas antara kucing besar yang cenderung menerkam tengkuk untuk melumpuhkan musuhnya.
Kucing besar lainnya, seperti citah dan macan tutul memiliki ukuran tubuh jauh lebih kecil dibanding singa. Walaupun berasal dari keluarga yang sama denganharimau, singa tidak suka dengan air. Berbeda dengan harimau yang suka dengan air.
Singa yang terkenal di dunia adalah Bongo. Singa yang menjadi bintang filmdalam film George of the Jungle. Bongo adalah singa paling jinak yang meninggal karena sakit paru-paru. Singa kedua yang paling jinak di dunia adalah Zamba yang merupakan peliharaan Ralph Helfer.
Subspesies
Habitat singa.
Dahulu, singa hidup di seluruh Afrika, Eropa, Timur Tengah dan anak benua India. Tetapi sekarang habitat singa hanya di sebagian kecil anak benua India dan Afrika. Itu terjadi karena perburuan liar yang bertujuan mendapatkan kulitnya.
Subspesies yang masih hidup
Panthera leo krugeri
Habitatnya di daerah Afrika Selatan.
Panthera leo bleyenberghi
Habitatnya di daerah Kongo, Zimbabwe, dll.
Panthera leo massaieus 
Habitatnya di daerah Tanzania, Kenya.
Panthera leo persica
Habitatnya di daerah India.
Panthera leo senegalensis
Habitatnya di wilayah Senegal.
Subspesies yang punah
Panthera leo leo
Habitatnya di bagian utara benua Afrika.
Panthera leo melanochaita
Habitatnya di Afrika Selatan.
Berdasarkan temuan arkeologi dari gambar-gambar di dinding, sekitar 15.000 tahun yang lalu diperkirakan hidup di Eropa, dan 5.000 tahun yang lalu pernah ada di Yunani.    
Fisiologi
Panjang singa jantan adalah 250-330 cm, dan singa betina 240-270 cm. Panjang ekor jantan 70-105 cm, betina 60-100 cm. Panjang dari ujung kaki ke pundak jantan 80-123 cm, betina 75-110 cm. Berat singa jantan dewasa sekitar 150 kg - 250 kg, sedangkan singa betina berkisar 120-185 kg. Berat bayi singa yang baru dilahirkan sekitar 1,2 kg hingga 2,1 kg.
Ciri khas berdasar subspesies
Panthera leo leo
bulu tebal disekitar tengkuknya berevolusi melewati pundaknya singa. bulu tebal warnanya hitam.
Panthera leo bleyenberghi
bulu tebalnya tidak berevolusi.
Panthera leo Krugeri
bulu tebalnya hitam
Panthera leo massaieus 
bulu tebalnya berevolusi tapi tidak melewati pundak
Panthera leo melanochaita 
panjang singa betina sekitar 170 cm. panjang ekor betina kira-kira 90 cm.
Panthera leo persica  
panjang sekitar 190 cm. panjang ekor 80-90cm
Panthera leo senegalensis
bulu tebalnya tidak berevolusi. warna bulu tebalnya kuning.
Hidup
Singa habitatnya di padang rumput(savanah). Hewan ini tergolong noktural, dalam sehari 20 jam berbaring di bebatuan atau di bawah pohon yang teduh.Sama seperti manusia singa juga merupakan mahluk sosial.Singa jantan dan betina saling membutuhkan,singa jantan membutuhkan singa betina untuk memburu makanan untuknya,singa betina juga membutuhkan singa jantan untuk perlindungan.Tiap kelompok terdiri dari jantan 1-6 ekor, betina 4-15 ekor. Wilayah kekuasaan satu kelompok antara 20-400 km2. Jika  makanan habis, singa betina sehari penuh mencari makanan sambil meluaskan wilayah kekuasaan. Tugas singa jantan adalah melindungi betina dan anak singanya dari singa jantan kelompok lain, dan menjaga wilayah kekuasaan.Singa merebut wilayah singa lain dengan melawan singa jantan mengusai wilayah tersebut. Saat merebut wilayah kelompok lain, jantan yang merebut kelompok lain akan membunuh anak singa yang berada di kelompok yang direbut. Singa jantan terkadang membentuk suatu kelompok yang disebut koalisi yang biasa terdiri atas singa jantan dari kelompok yang sama tempat mereka lahir.Koalisi menguntungkan mereka saat merebut wilayah atau mempertahankan wilayah.Kecepatan lari singa jantan adalah 58 km/jam.
Makanannya daging,dengan berkelompok singa dapat menaklukan mangsa dari berbagai ukuran kecil maupun besar.Mangsa yang biasa diburu singa antara lain kerbau,zebra,impala,wildebeest,jerapah bahkan kudanil. Singa biasanya berburu sewaktu malam, tapi kalau di rumput panjang yang bisa menutup tubuh bisa berburu siang hari. Biasanya, singa betina yang berburu dan hasil buruan dimonopoli singa jantan.
Musim kawin
Pada saat musim kawin, sekali kopulasi waktunya adalah 20 detik, sehari bisa menikah 50 kali. Waktu hamilnya 98-120 hari, dan betina yang hamil akan meniggalkan kelompok untuk sementara. Sekali melahirkan akan melahirkan 1-6 ekor. Waktu menyusuinya adalah 7-10 bulan. Selama 1 minggu, bayi singa tidak bisa melihat. Setelah 3 minggu sudah bisa jalan. Betina yang melahirkan tidak akan kembali ke kelompok sebelum anaknya berusia 6-8 minggu. Anak singa sudah dapat makan daging setelah umur 3 bulan. Anak singa sering mati karena dibunuh jantan dari kelompok lain atau tidak dirawat oleh singa betina karena ketersediaan makanan yang sedikit. Anak singa yang hidup sampai 1 tahun hanya 40%, sampai 2 tahun adalah 20%, kalau sudah menjadi singa dewasa persentase kematiannya menurun. Singa jantan umur 3-4 tahun sudah menjadi singa dewasa, dan singa betina 3 tahun sudah menjadi singa dewasa. Pernah ada singa yang dipelihara sampai umur 24 tahun.
Hubungan dengan manusia
Karena pembukaan hutan, pembuangan limbah pabrik yang disebabkan manusia, jumlah singa menjadi langka. Karena ulah-ulah manusia itu singa menjadi sering menerkam manusia, seperti yang terjadi di Tanzania pada tahun 2004 yang mengorbankan 35 orang pekerja di pertambangan. Antara tahun 1994 sampai 2004 di Tanzania, singa telah menerkam 815 orang, dan 563 orang lainnya dimangsa. Namun sekarang ini singa dipakai para polisi di Afrika untuk membantu menangkap pemburu liar.
Berburu
Berburu secara berkelompok dan mengejar mangsa. Alasan jantan tidak berburu adalah bulu lebat dan badan besar sehingga bisa langsung ketahuan mangsa, selain itu singa jantan tidak selincah singa betina karena berat jantung singa jantan adalah 0,41 % dari seluruh tubuh sedangkan singa betina berat jantungnya 0,51 % dari berat seluruh tubuh, karena itu kecepatan berlari singa betina lebih cepat sehingga mencapai 81 km/jam. Walaupun singa betina bisa lari dengan kecepatan tersebut, singa betina hanya bisa mempertahankan energinya hanya dalam waktu beberapa menit. Karena itu, sebelum menyerang mangsa, singa betina mendekati mangsa sampai 30 m dari mangsa dan lebih memilih berburu pada malam hari. Untuk menjatuhkan mangsa dalam satu terkaman, singa menerkam bagian hidung atau mulut sehingga mangsa tidak bisa bernapas.
Singa biasanya menerkam mamalia besar seperti zebra, babi, antelop, dll. Kalau ada kesempatan, singa bisa menyerang binatang besar yang beratnya sekitar 300 kg-1 ton. Walaupun bisa menyerang hewan-hewan besar seperti badak dewasa,jerapah, dan gajah, namun jarang dilakukan singa karena dapat menyebabkan luka dan cedera pada singa.Setiap singa memiliki posisi mereka sendiri sesuai dengan kemampuan mereka contohnya adalah singa yang memiliki kecepatan tercepat menjadi penyerang yaitu sebagai singa yang menagkap mangsa yang telah digiring oleh singa lain,dengan ini terbukti kalau singa juga dapat menentukan posisi(menentukan koordinasi).Biasanya, sekali makan singa bisa memakan 30 kg daging. Kalau tidak bisa memakan habis mangsa, beberapa jam berhenti makan sehabis itu makan lagi. Minimal singa jantan dewasa memerlukan 7 kg daging per hari, singa betina dewasa memerlukan 5 kg daging per hari.
Anak singa pertama kali berburu pada umur 3 bulan. Meskipun dinamakan, tapi sebatas ikut berburu. Waktu berburu sebenarnya adalah sewaktu umur sekitar 1,2 tahun.Hal yang membedakan singa dengan kucing besar lain adalah jumlah,koordinat dan kerja sama